PROPOSAL DARIKU, UNTUKMU CALON IMAMKU.

Akhii, Inilah Proposalku...

Aku hanyalah seorang perempuan yang lahir dikeluarga biasa,
Keluarga yang dengan ilmu Agama Seadanya.
Namun, Mereka selalu mengajarkan Agar Aku menjadi Hamba yang taat Pada-Nya.

Aku pun bukan lahir dari keluarga bangsawan,
Yang hartanya takkan habis untuk para keturunan.
Dan orangtua ku selalu menekankan, Bahwa Harta dan Dunia bukanlah segalanya.

Tak banyak yang aku kuasai.
Bahkan jika engkau membandingkanku dengan
Perempuan lain, jujur nilaiku dibawah rata-rata.

Aku tak pandai dalam ilmu agama.
Aku pun tak cerdas dalam ilmu dunia.
Aku hanya peremuan biasa
Yang tengah mempelajari keduanya.

Aku tak seperti perempuan pada umumnya,
Aku bukan perempuan cantik rupawan,
Bahkan berdandan mempercantik diri saja aku tak bisa.
Meski begitu, aku akan berusaha untuk mampu mengurusi keluarga kita kelak jika engkau terima.

Dalam hal dapur,
Memasak saja aku tak bisa.
Namun akan kupastikan keluarga kita kelak Takkan kelaparan, Insyaa Allah.

Dalam hal agama, aku barulah seorang awam yang belajar
Belajar bagaimana menjadi muslimah.
Menutup auratnya dan memperbaiki akhlaknya.
Sungguh, bukankah nilaiku jauh dari rata-rata?

Padamu, akhii.
Jujur aku bukan perempuan yang luar biasa.
Banyak kekuranganku jika kau membandingkannya.
Ilmu ku yang tak seberapa, dan tingkahku yang terkadang Manja.

Aku hanyalah perempuan sederhana dari keluarga biasa.
Tak banyak yang ku bisa.
Mungkin, nilaiku dibawah mereka.
Karena aku hanya seorang perempuan Akhir Zaman.
Yang hanya bisa berusaha menjadi muslimah taat.
Yang ku bisa hanya berjuang dan bersemangat.
Memotivasi diri agar selalu berjalan dalam takwa.
Karena aku yakin pada janji Rabb ku.
Perkara jodoh yang membuat perempuan sepertiku galau,
Aku tak banyak mempermasalahkannya.
Karena keyakinanku pada Rabb ku
Bahwa Jodoh adalah kuasa-Nya.

Aku hanyalah perempuan dengan cinta sederhana.
Yang ingin dicintai dengan sederhana.
Untuk mendapat cinta yang sempurna dari Rabb nya.
Maka sudihkah engkau menerima proposalku, duhai akhii?
Sabar kah engkau Mendidikku sebagaimana Ibuku selama ini.
Mau kah engkau menyayangiku sebagaimana Bapak kepadaku.
dan Bersedia kah engkau Mengayomiku seperti Kakak ku.

Akhii. maukah Engkaun Menuntunku pada kebenaran, Mengajariku tentang kebaikan, dan Menegurku dari kesalahan.

Mau kah Kamu Menjadi IMAMKU?




Dari aku, perempuan sederhana. yang mencoba memantaskan diri untuk Rabb nya 💕

Komentar

Postingan populer dari blog ini

On Your Wedding Day-FILM REVIEW

Sepiring Berdua (Cerpen)

Review-Drakor-Hi-Bye-Mama