Life Crisis

 


Wanita Berkepala dua.

Banyak pertanyaan pada wanita berkepala dua.
Kapan ia berumah tangga?
Dimana ia mengejar gelar sarjana?
Dan berapa banyak gaji yang diterima?
Namun sedikit yang bertanya, Bagaimana hidup mu didunia?

Apakah yang kamu jalani saat ini sudah membuat mu bahagia?
Atau kamu menyesal dengan pilihan yang ada?
Atau malah kesempatan memilih itu tak pernah ada?

Banyak keresahan pada wanita berkepala dua.
Resah, saat teman teman mu terlihat bahagia. Walau kamu hanya melihatnya dari dunia maya.
Resah, saat undangan dari teman sebaya kau terima, namun hidup mu masih gini-gini aja.
Resah, saat acara keluarga selalu ada pertanyaan ; Pasangan mu mana? Atau saat ini kamu kerja dimana? Kuliah mu bagaimana?
Bagi yang menempati salah satu aspek dari ketiga pertanyaan diatas tentu tak akan kebingungan. Misal, saat kamu duduk dibangku kuliah kemudian ada yang menanyakan pasangan. Maka kamu cuku menjawab ingin fokus pada pendidikan.
Atau saat kamu datang dengan pasangan, dan kamu tidak sedang mengenyam pendidikan maka kamu tinggal meminta do'a supaya disegerakan dalam melangkah menuju pelaminan.
Namun, bayangkan saat kamu seorang pengangguran tanpa pasangan.

Ahh, itu terlalu mengerikan.
Akan banyak nasihat satire yang kamu terima. Entah tatapan kasihan, atau motivasi supaya kamu tetap berjuang.

Dan itulah yang sedang aku rasakan.
Pengangguran, tanpa pasangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

On Your Wedding Day-FILM REVIEW

Sepiring Berdua (Cerpen)

Review-Drakor-Hi-Bye-Mama